Mata melihat, hidung mengendus, telinga mendengar, apalagi sih...ooo iya mulut bicara kan, terus kulit meraba (alias grepe. Anggurrrr kaliiii).
Selama hidup kita pake 5 sense kita buat apa aja ya?.itu mah ga penting.yang penting masih ada fungsinya ga tuh 5 indera kita?.
Mata masih waras atau udah rabun, hidung masih bisa cium bau atau wangi ga?, telinga masih tajem atau udah bolot, mulut bisa ngomong jujur atau boong, kulit masih snsitif atau keriput.nah itu yang mengidentifikasi bahwa nikmat/anugrah/karunia Illahi masih ada, berkurang atau udah ga ada lagi.
Kita sendiri yang rasain kan, itu adalah suatu kewaspadaan yang diberkan-Nya
Monday, 29 January 2007
Ya Umi wa Abi
Ya Umi, 9 bulan kau pernah menyimpanku di dalam rahimmu, aku tak dapat merasakan apa2 ketika itu, dengan tangisku ketika lahir kedunia ini Umi dan Abi tertawa senang bahagia menyambutku, benarkah itu?aku sendiri tak tahu arti dari tangisku ketika terlahir waktu itu. Apakah aku menagis karena aku takut menjalani hidup yang akan datang menghampiriku.
Ya Abi, usaha mu untuk mencarikan nafkah untuk keluarga ini aku tak dapat merasakannya. Karena aku belum dapat merasakannya, mungkin kalo aku dapat bertukar posisi dengan mu Abi. Dengan cucuran keringatmu,dengan gerakan otot2mu untuk mencarikan rejeki untuk kami ingin sekali aku rasakan.sebagai balasan dari buah hatimu yang mungkin tak tau diri.kesalahan2 yang disengaja maupun disengaja pernah aku lakukan ya Umi ya Abi.
Terimakasih sujud sembahku padamu ya Umi ya Abi yang telah membesarkan ku dan mendidikku dalam kasih sayangmu.
Ini adalah bentuk ungkapan yang aku lakukan untuk kalian yang selalu berada di setiap perjalanan hidupku.
Kadang aku merasa ga nyaman,risih tapi aku sadar kalo semua yang kalian larang adalah bentuk kasih sayang terbesar kalian kepada buah hati kalian ini.
Kupanjatkan selalu doa untuk kalian dalam setiap sholatku agar Umi dan Abi selalu diberikan kasih sayang oleh sang Khalik sama seperti kalian menyayangi aku. Baktiku untuk Umi dan Abi tercinta. Maafkan buah hati kalian ini yang pernah menyakiti hati dan pikiran kalian....Sembahku si buah hati bungsu.
Ya Abi, usaha mu untuk mencarikan nafkah untuk keluarga ini aku tak dapat merasakannya. Karena aku belum dapat merasakannya, mungkin kalo aku dapat bertukar posisi dengan mu Abi. Dengan cucuran keringatmu,dengan gerakan otot2mu untuk mencarikan rejeki untuk kami ingin sekali aku rasakan.sebagai balasan dari buah hatimu yang mungkin tak tau diri.kesalahan2 yang disengaja maupun disengaja pernah aku lakukan ya Umi ya Abi.
Terimakasih sujud sembahku padamu ya Umi ya Abi yang telah membesarkan ku dan mendidikku dalam kasih sayangmu.
Ini adalah bentuk ungkapan yang aku lakukan untuk kalian yang selalu berada di setiap perjalanan hidupku.
Kadang aku merasa ga nyaman,risih tapi aku sadar kalo semua yang kalian larang adalah bentuk kasih sayang terbesar kalian kepada buah hati kalian ini.
Kupanjatkan selalu doa untuk kalian dalam setiap sholatku agar Umi dan Abi selalu diberikan kasih sayang oleh sang Khalik sama seperti kalian menyayangi aku. Baktiku untuk Umi dan Abi tercinta. Maafkan buah hati kalian ini yang pernah menyakiti hati dan pikiran kalian....Sembahku si buah hati bungsu.
Subscribe to:
Posts (Atom)